Cucur dan Perut Ayam Rungkut Permai

Pernah makan cucur dan perut ayam? Keduanya termasuk kue tradisional. Cucur bentuknya agak elips, sedikit menggembung di tengah, kalau perut ayam mirip seperti “usus” ayam yang melingkar. Rasa keduanya hampir mirip, yaitu manis campur gurih. Bedanya, ada aroma gula merah pada cucur.

Meski tergolong sangat “berminyak”, kedua jenis makanan tradisional ini sangat banyak peminatnya.

cucur2
Di Surabaya, Pemilik Rumah Jamur de Tambs punya langganan pembuat cucur dan perut ayam. Lokasinya di kawasan Rungkut, tepatnya di pinggir jalan yang diapit perumahan Rungkut Permai dan Pasar Pahing Rungkut.  Penjualnya seorang Ibu tua yang dibantu oleh seorang wanita muda. Di tempat ini, sambil beli cucur dan perut ayam, kita bisa langsung melihat proses pembuatannya yang ternyata cukup unik.

Sekedar informasi, kalau naik motor, Anda bisa langsung berhenti di dekat si Ibu penjual. Tapi kalau bawa mobil, Anda harus parkir dulu di Rungkut Permai atau di pasar Pahing-Rungkut.

cucur4Harganya??? Jangan khawatir. Murah banget!!! Cuma lima ratus perak  (Rp 500) sebiji. Masalahnya cuma satu, yang ngantri banyak banget.

Biar agak cepat dapat, datang sekitar jam 7 pagi. Kalau terlalu pagi, meski “bersaing” dengan orang-orang yang baru pulang dari pasar. Kalau terlalu siang, pasti sudah kehabisan.

cucur3Percaya, nggak? Kata si Ibu, dalam waktu beberapa jam di pagi hari itu, dia bisa menjual seribu (1000) biji…. 😀

Menyantap beberapa biji cucur dan perut ayam, ditemani segelas teh hangat atau kopi panas di pagi hari benar-benar nikmat… 😉

cucur1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s